Postingan

Galau: Jawaban Atas Coretanmu

Gambar
Sudut PIM, 23:02 WIB Malam ini.. Rembulan meremang tak jelas, hmm.. sepertinya dia sedang bimbang.. sebimbang hatiku.. Assalaammu’alaikum.. Kawan, beberapa menit yang lalu, selesailah aku membaca seluruh coretan yang kau buat. He, Ternyata aku tidak sabar menunggu jarum jam di tanganku hingga tiba di   angka 01.00. Sungguh, butuh waktu yang lama untuk memahami isi hati lewat sebuah tulisan (aku membacanya sangat serius, lebih serius dari sekedar membaca soal tugas manajemen keuangan.. :) ). Sontak, aku shocked, speechless, nggak tau lagi mau jawab gimana.. Lelaki... Aku ingat semua kenangan tentang kita seperti yang kau ceritakan tadi. Tentang perjalanan (gunung gede, pulau seribu, malaysia, kotamu), tentang pelajaran (MC, acapela, belajar bersama), tentang keyakinan dan tentang-tentang yang lain, termasuk tentang hati.. Indah yaaa, aku sangat menikmatinya, thanks a lot.. Lelaki... Ya, aku merasa.. Akhir-akhir ini kau menghindar dariku. Sikapmu acuh. Tak mau tahu...

Belum Selesai

"Hei, gimana kabarmu, kawan..? Baik bukan. Hmm, kau masih marah padaku..?? Ah, sudahlah. Ayolah maafkan aku.." Iya, aku sadar, sudah sekian lama aku mengabaikan janjiku untuk selalu membuat noda di tubuhmu. Sekali lagi maaf. Entahlah, beberapa minggu ini aku malas mengerjakan apa pun, jangankan sekedar menyapamu, mengerjakan tugas-tugas wajib dari dosen pun aku malas. Aaaargh, mau jadi apa aku ini..? Yasudahlah, yang penting sekarang aku ingin kau memaafkanku. Kawan, aku ingin bercerita padamu. Dua minggu yang lalu aku mendapat kabar bahagia. Pagi buta sekitar jam 3 pagi, nokiaku berdering, kesal, bunyinya membuyarkan bunga tidurku. Segera aku baca pesan singkat di hp, sontak, aku kaget, kata pesan itu, aku lolos menjadi salah satu kandidat duta nasional mewakili DKI. Aku bahagiaaa..!! Saking senangnya hilanglah rasa kantukku. Rasanya tak sabar menunggu pagi datang. Aku ingin segera mengabarkan kabar gembira ini pada ibuku. Ya, bunda tersayangku. Bunda yang selalu membe...

Aku Ingat..

_aku ingat.. dìa mengajarkanku bait demi bait _aku ìngat dia isi diriku dengan lirik lagu bak jalan yang berundak-undak _dan aku ingat saat itu aku belum juga mengerti _dan aku ingat.. jika aku pasti bisa merangkai kata dalam bait demi bait,,tersusun dengan sempurna,,dan membiarkanku larut dalam alunan sendu. aku tau, cerita dalam tiap bait itu tak akan aku temui lagi dalam alunan sendu.. entah mengapa,, tapi..aku ingin merangkainya kembali meski tanpa lagu sendu.

Pneumonia: Bahaya, Pencegahan dan Pengobatannya

Gambar
Hmm.. taukah kalian kawan, apa itu pneumonia ? Katanya pneumonia itu semacam penyakit yang menyerang paru-paru. Lebih jelasnya kita simak yuk, apa itu pneumonia, penyebab dan gimana pencegahannya. Pneumonia adalah suatu penyakit infeksi atau peradangan pada organ paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur atau pun parasit, di mana pulmonary alveolus (alveoli) yang bertanggungjawab menyerap oksigen dari atmosfer menjadi " inflame " dan terisi oleh cairan.   Penyakit ini umumnya terjadi akibat bakteri Streptococus pneumoniae dan Hemopilus influenzae yang berterbangan di udara terhirup masuk ke dalam tubuh. Bakteri tersebut sering ditemukan pada saluran pernapasan, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Selain dapat menimbulkan infeksi pada paru-paru, bakteri berbahaya itu juga dapat mengakibatkan radang selaput pada otak (meningitis) serta infeksi pembuluh darah yang amat fatal. Gejala Orang dengan pneumonia sering memiliki gejala batuk yang mengeluarkan daha...

Surat Rinduku..

Dear... Untuk  nama yang selalu tertanam dalam di hati ini, perkenankan aku mengungkap ini dalam kebisuan. Dalam tulisan yang tak terucap dengan lisan. Dihantarkannya sepucuk surat ini, karena  kuperbolehkan ia bernyanyi dihadapanmu untuk membuka segalanya setelah sekian lama aku simpan. Karena sebelum ini aku tak berani. Aku tak tahan lagi mengumpat hanya dalam hati. Kau mungkin tahu aku termasuk orang yang tertutup. Jarang sekali aku bercerita tentang apa yang aku rasakan kepada teman-temanku. Maka  jika kau cari sepotong hatiku berada dimana kutahu kau akan kesulitan mencarinya. Aku  selalu menyimpan sejuta rasa yang pernah mampir pada bilik hatiku ini dengan rapi, termasuk rasa cintaku padamu. Pada akhirnya aku selalu menangis saat rindu ingin bertemu. Ingatkah saat kau sapa aku di pagi hari dengan kata mutiara yang kau kirim? “jika kamu tak tersibukkan dengan hal-hal yang baik maka kamu akan tersibukkan dengan hal-hal yang buruk. Hey...selamat pagi.....

Pertahanan Nasional vs Ketahanan Nasional

Pertahanan vs Ketahanan Secara etimologi , pertahanan berarti (perihal) bertahan, pembelaan (negara, dsb), kubu atau benteng (yang dipakai untuk membela diri dan menangkis serangan). Sedangkan ketahanan berarti perihal tahan (kuat), kekuataan hati dan fisik, daya tahan. Ketahanana nasional adalah kondisi dinamik bangsa Indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang berintegrasi, berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan ancaman hambatan dan gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam. Untuk menjamin identitas, integritas kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasionalnya. Konsepsi ketahanan nasional Indonesia adalah konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang serasi dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan menyeluruh berlandaskan Pancasila, UUD 45 dan W...

5 >_<, Karena Tugas..

Gambar
Astaghfirullah, alhamdulillah, laa ilaaha illallah, subhanallah. Entah, kalimatullah apa lagi yang mau saya ucapkan untuk hari ini. Nyatanya, malam hari hingga pagi ini, Kamis, 28 Maret 2011, pikiran dan hati saya kacau balau, bahasa lebih tepatnya remuk. Ah, lebay. Biarlah apa mau dikata. Bagaimana tidak, kawan. Tugas kelompok yang sudah saya buat dari semalam lenyap tak bersisa. Yah, padahal tugas itu sudah saya buat dengan susah payah, mata yang saya melek-melekkan , hingga saya rela lembur. Memang sih, itu sudah kebiasaan saya "mengerjakan tugas secara mendadak", maklumlah pemalas. Tapi sebenarnya tidak, kalau tugas itu tugas kelompok. Biasanya saya lebih rajin untuk mengerjakannya, terlebih lagi kalau partner kerja saya lebih rajin dari saya, saya pasti malu lah untuk bermalas-malasan. Hmm, tapi kali ini ternyata nasib baik tidak mau menghampiri saya. Yah, mungkin yang Kuasa ingin sedikit menyentil untuk menyadarkan kebiasaan saya bermalas-malasan mengerjakan tugas. Di ...